Cara Menonaktifkan Plugin WordPress melalui cPanel

Dibuat 22 Juli 2021

Secara normal Anda dapat menonaktifkan plugin melalui dashboard WordPress. Dengan login ke halaman WordPress Admin dan masuk ke menu Plugins. Anda dapat memilih plugin yang ingin dinonaktifkan.

0 Pilih Deactivate   Centang   Apply (Edit)

Akan tetapi ketika masuk ke dashboard WordPress, beberapa pengguna mendapatkan 403 Forbidden Error atau Error Too Many Redirects yang membuat gagal untuk mengakses halaman WordPress Admin.

Plugin yang aktif bisa menjadi penyebab error pada website WordPress. Untuk memastikan penyebab error bukan karena plugin, nonaktifkan plugin untuk sementara waktu. Kemudian, akses website Anda dengan plugin yang telah dinonaktifkan.

Langkah-langkah Menonaktifkan Plugin WordPress melalui cPanel

Ikuti langkah-langkah berikut untuk menonaktifkan plugin WordPress melalui cPanel.

1. Masuk ke Member Area Niagahoster.

1 Login Member Area Niagahoster (Edit)

2. Pilih menu Layanan Anda, kemudian klik submenu Hosting. Pilih layanan hosting aktif yang ingin Anda kelola. Selanjutnya, klik tombol Kelola Hosting.

2 Layanan Anda   Hosting   Pilih Hosting Aktif   Kelola Hosting (Edit)

3. Anda akan diarahkan ke tab cPanel pada Pengaturan Hosting. Kemudian, pilih File Manager untuk mengelola file hosting Anda.

3 tab cPanel   Pilih File Manager (Edit)

4. Anda akan berada di halaman File Manager. Masuk ke direktori public_html/wp-content. Beberapa direktori akan ditampilkan. Klik kanan direktori plugins dan deretan menu pengaturan akan tampil. Pilih Rename untuk mengubah nama direktori.

4 public_html   wp content   plugins   rename (Edit)

5. Muncul pop-up Rename untuk mengubah nama direktori. Ubah nama direktori menjadi plugins.deactivate dan klik Rename File untuk menyimpan perubahan.

5 Masukkan nama baru direktori   Klik Rename File (Edit)

6. Nama direktori berhasil Anda ubah dan plugin WordPress telah dinonaktifkan.

6 Nama direktori berhasil Anda ubah (Edit)

7. Anda juga dapat menonaktifkan plugin satu per satu dengan masuk ke direktori public_html/wp-content/plugins. Kemudian, ganti nama direktori plugin menjadi namaplugin.deactivate. Contoh: litespeed-cache.deactivate

7 Menonaktifkan satu per satu plugin di File Manager (Edit)

Apakah artikel ini membantu?

10
4

Bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

Artikel Serupa


related posts

Cara Restore WordPress System Files

Jika file sistem WordPress Anda rusak, dan ingin mencoba menyimpan perubahan terbaru ke situs web Anda, Anda hanya memulihkan file sistem WordPress . Berikut adalah dua metode alternatif: Opsi mana pun yang Anda pilih, Anda tidak perlu melakukan perubahan apa pun pada database. Opsi SSH adalah yang termudah karena Anda hanya perlu menjalankan satu perintah, […]

Selengkapnya
related posts

10 Fakta Mengagumkan Mengapa Anda Membutuhkan WordPress

WordPress adalah platform blogging yang sangat populer di dunia. Oke, mungkin Anda sudah tahu itu. Platform blogging yang diciptakan oleh Matt Mullenweg dan Mike Little pada tahun 2003 ini telah menjelma menjadi ‘penguasa’ dunia blogging hanya dalam kurun waktu sebelas tahun sejak peluncuran perdananya.  Rasanya kami tidak perlu menjelaskan secara panjang lebar kembali segala kehebatan yang […]

Selengkapnya
related posts

Cara Export dan Import Tema WordPress

Diperbarui 27 April 2022 Tema WordPress merupakan file yang menentukan model tampilan dari website WordPress. Untuk mengambil file dari tema WordPress yang sedang diterapkan, Anda dapat melakukan Export untuk mengunduh file tema. Sedangkan apabila ingin mengganti tema WordPress yang sedang diterapkan dengan sebuah file tema yang baru, Anda dapat melakukan Import. Panduan ini terbagi menjadi […]

Selengkapnya