Cara Mengatasi Penggunaan Disk Space yang Tinggi pada Email Default Hosting

Dibuat pada 31 Agustus 2022

Disk Space adalah jumlah kapasitas yang dapat digunakan dalam penyimpanan Email. Pada umumnya, penggunaan Disk Space yang tinggi pada email default disebabkan karena adanya email bounce back yang berisi informasi tentang email yang gagal dikirimkan. Perhatikan contoh berikut.

Dikarenakan terdapat puluhan, ratusan, bahkan hingga ribuan email bounce back error yang diterima oleh email default, hal ini akan menyebabkan penggunaan Disk Space pada email akan semakin tinggi. Selain itu, hal ini tentu akan menggunakan Disk Usage secara berlebih pada hosting milik Anda. 

Untuk mengatasi permasalahan ini, silakan mengikuti langkah-langkah berikut.

Langkah-Langkah Mengatasi Disk Space pada Email Default yang Tinggi

1. Masuk ke Member Area Niagahoster. Pilih menu Layanan Anda pada bagian kiri, kemudian klik submenu Hosting.

2. Klik tombol Kelola Hosting pada paket hosting aktif milik Anda.

3. Pilih tab cPanel, kemudian klik menu Email Accounts.

4. Anda akan diarahkan ke halaman Email Accounts seperti contoh berikut. Perhatikan bagian yang diberi tanda panah. Jumlah yang tertera menunjukkan seberapa besar kapasitas yang telah digunakan akun Email tersebut.

5. Klik tombol Check Email untuk melihat isi email.

6. Klik tombol Open.

7. Silakan cek penggunaan email Anda. Jika penggunaan email usage pada email default tidak tinggi, maka lakukan cek usage per akun email untuk menghapus file email yang tidak diperlukan

8. Jika penggunaan email usage yang tinggi pada email default, maka silakan kembali ke halaman Email Accounts, kemudian klik tombol Manage pada akun email Anda.

9. Klik tautan Manage Default Address.

10. Pilih opsi Discard (Not Recommended). Klik tombol Change untuk menyimpan konfigurasi.

11. Akan tampil informasi seperti contoh berikut yang menandakan konfigurasi telah berhasil dilakukan. Tujuan dari perubahan konfigurasi ke Discard ini adalah mencegah bounce back atau email yang dikirimkan ke invalid email masuk ke email default

12. Setelah itu, Anda dapat memastikan pesan-pesan yang masuk ke dalam email default apakah memang hanya berisi email bounce back error atau tidak. Silakan pergi ke halaman Email Accounts, kemudian klik tombol Check Email pada akun email Anda.

13. Klik tombol Open untuk membuka isi Email.

14. Anda dapat menghapus secara manual. Klik pada masing-masing email yang telah diterima, kemudian klik tombol Delete pada bagian kanan atas.

15. Anda turut dapat menghapus semua email sekaligus dengan cara klik ikon tiga titik vertikal pada bagian atas, kemudian klik menu Empty.

16. Akan tampil jendela konfirmasi seperti berikut. Klik tombol Delete untuk konfirmasi menghapus seluruh pesan yang terdapat di dalam folder Inbox.

17. Setelah dipastikan telah terhapus, pada umumnya email akan masuk ke folder Deleted Items (trash). Pastikan email-email tersebut telah Anda hapuskan juga dari folder Deleted Items. Pilih menu Select pada bagian atas, kemudian pilih submenu All untuk menyeleksi semua email yang ada.

18. Klik tombol Delete pada bagian kanan.

19. Akan tampil pop-up notifikasi seperti berikut pada bagian bawah, yang menandakan email telah berhasil dihapus dari folder Deleted Items.

Apakah artikel ini membantu?

Bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

Artikel Serupa


related posts

Operasi Dasar di File Manager cPanel

Untuk mengakses File Manager, buka cPanel -> Files: Tombol Bar File Manager Di bagian ini, Anda bisa mencari file tertentu di direktori yang dipilih dan juga mengubah pengaturan File Manager, misalnya memilih direktori root agar terbuka secara default pada saat Anda mengakses File Manager, menampilkan file tersembunyi (dotfiles), dan menonaktifkan dialog verifikasi pengkodean karakter. Context […]

Selengkapnya
related posts

Penjelasan Niagahoster Web Hosting | Shared Web Hosting, Cloud Hosting

Memilih paket hosting yang tepat bisa jadi sulit, terutama jika Anda seorang pemula. Ini tidak menjadi lebih mudah dengan banyaknya pilihan yang tersedia – shared hosting, WordPress hosting, cloud hosting, VPS (Virtual Private Server) hosting, dan banyak lagi. Setelah menonton tutorial ini, Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang berbagai paket yang ditawarkan oleh Niagahoster, […]

Selengkapnya
related posts

Cara Memperbarui Permintaan Migrasi Situs Web

Jika ada detail yang berubah setelah meminta migrasi situs web, dan status migrasi masih Tertunda , Anda dapat menghapus permintaan saat ini dan mengirimkan permintaan baru . Buka halaman Permintaan Migrasi , cari permintaan yang dipermasalahkan, dan klik hapus : Kemudian, klik Tambahkan permintaan dan kirimkan permintaan migrasi situs web baru dengan menentukan informasi yang […]

Selengkapnya